Cover

Posted in 1 on December 20, 2008 by Marini

Glitter Words

Assalamualaikum saudaraku !! Terima kasih karena sudah mau menyempatkan waktu anda untuk mengunjungi weblog saya ini.Weblog ini berisi beberapa artikel yang saya sudah sunting dari beberapa media.Semoga bermanfaat.

Burung Irian Burung Cendrawasih Cukup sekian dan Terima KasihGlitter Words

Perpaduan Pendidikan Islam dan Sains
Berbicara tentang sumber daya manusia, umat islam harusnya dapat memberikan konstribusi yang besar linier sebanding dengan jumlahnya. Akan tetapi, dengan kuantitas yang besar, ternyata belum sebanding dengan kualitasnya.

Kembang Kertas di Taman Sekolah

Posted in Cerpen by Amira Mehnaaz on the October 21st, 2008

By: O. Solihin

“Ah, lagi-lagi dia menyita perhatianku!” ucap Ogi sambil tarik nafas panjang.

“Ternyata ada juga orang yang hobinya memetik kembang kertas,” Ogi geleng-geleng kepala nggak habis pikir. Tapi Ogi tak bisa membohongi diri bahwa orang tersebut mampu mencairkan dinding es yang selama ini mulai ia bangun. Meski Ogi sendiri nggak terlalu serius menanggapinya. Maklum kejadian sebulan yang lalu yang telah membuatnya shock.

Gimana nggak, Ogi sempat digosipkan ‘jadian’ sama Leony. Udah gitu yang menggosipkannya Rosa, lagi. Benar-benar kacau. Meski begitu, terus terang diam-diam Ogi memang tak bisa melupakan kelakuan orang yang hobinya memetik kembang kertas di taman sekolah, yang tak lain adalah si anak baru di kelasnya, Leony! (more…)

Cerpen yang pas buat kita2

Posted in 1 on December 20, 2008 by Marini

Gaul Islam yang pas buat kamu!!

Posted in 1 on December 20, 2008 by Marini

3M: Muslimah Maniak Musik!
Posted in OnlyGirl by Farah Zuhra on the December 20th, 2008

Tiada hari tanpa musik. Hm, mungkin itu motto yang tepat banget buat kamu-kamu yang maniak musik. Gimana nggak, dalam aktivitas sehari-hari musik selalu menemani. Belajar diiringi lagu, nonton TV chanelnya MTV, ngerumpi ngegosipin penyanyi, bepergian bawa walkman, dan bahkan di kamar mandi juga nyanyi sendiri. Wah, dunia serasa sepi tanpa musik. Bener nggak?

Musik yang katanya bahasa universal emang enak dinikmati. Mulai lagu dangdut, sampai klasik, semua musik asyik-asyik. Siapa aja, tua-muda, kecil-dewasa suka ama yang namanya musik. Termasuk kaum hawa. Malah golongan kita-kita ini jadi segmen utama pagi industri musik. Bagaimana enggak, kalo udah demen, biasanya cewek paling nggak tahan buat ngeluarin isi dompetnya untuk beli kaset, VCD atau MP3. Tul nggak? (more…)

Tips2

Posted in Full of insight with tags , on November 6, 2008 by Marini


How To
Build Up
Your Self- Confidence

After reading the headline ,maybe those who have no self confidence,are very curious to know how.All right,guys I will try to help you by giving you some steps to follow.You must do them seriously.I am sure you will be successful .Try it in your daily activity to make your self more confidence than before.
1. By taking a seat in the first row benches, we can build our self confidence.Just practice it now.Make it as habitual activity!
2.One thing you must know is a lie can be seen through your eyes.So you have to be able to show your partner that whatever you said is true .I’m sure when we do it truly,you can make somebody trust you and this builds your self confidence up
3.Try to speak honestly,I think this is can make you will easier for you to speak on another chance.
4.Give smile freelyA smile is a miracle medicine2 for those who have no self confidence.Howefer ,you sometimes don’t believe it ,because you never try to make a smile when you are getting scared.

……….Good Luck For You……….

Glitter Words

Be a leader

Posted in Sweet Dreams on August 19, 2008 by Marini

Photo Flipbook Slideshow Maker

……………..BE A LEADER OF INDONESIA !!  ARE YOU READY????,,,,,,,,,,,,,,

Kepemimpinan ‘Kritis’

Posted in Uncategorized by abu fikri on the April 23rd, 2007

Memimpin kelompok, organisasi, perusahaan, apalagi negara memang tidaklah gampang. Tapi, tidak pula susah. Disebut memimpin berarti ada yang dipimpin. Ada mitra kerja (atau bisa disebut bawahan) yang akan menggalang kebersamaan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati.

Jabatan pemimpin adalah sebuah amanah. Apalagi jika yang dipimpinnya adalah organisasi dakwah yang punya cita-cita adiluhung, yakni berupaya melanjutkan kehidupan Islam. Insya Allah hal itu merupakan amal shaleh, tentu saja jika ikhlas melakukannya. Karena memimpin adalah amanah, maka seorang pemimpin tidak berhak menjadikan organisasi yang dipimpinnya sebagai hak milik pribadi, sehingga merasa perlu dan wajib (menurut ukuran diri sendiri) untuk memperlakukan organisasi tersebut sesuai kehendaknya, atau merasa berhak mengorbankan bawahan dengan berlindung atas nama penyelamatan organisasi.

Menjadi pemimpin bukan berarti antikritik. Bukan pula harus merasa benar sendiri. Sehingga anekdot dalam kepemimpinan akhirnya berlaku: 1). Pemimpin tak pernah salah. 2). Jika pemimpin bersalah, kembali kepada pernyataan pertama. Tentu ini sangat menggelikan dan sungguh merupakan kepemimpinan yang أ¢â‚¬?kritisأ¢â‚¬â„¢ (baca: mengkhawatirkan).

Kepemimpinan yang baik memang bukan berarti tanpa cela. Sebagaimana halnya manusia yang bertakwa bukanlah yang selalu benar dalam menjalani kehidupannya, tapi manusia yang bertakwa adalah ketika ia berbuat salah, segera bertaubat. Itu artinya, pemimpin yang baik bukan berarti selalu benar, apalagi merasa benar sendiri. Maka, mendengarkan masukan dari bawahan, adalah hal yang sangat dianjurkan. Karena apa? Karena pemimpin tidak maأ¢â‚¬â„¢sum. Masih ada celah untuk lupa, termasuk berbuat maksiat. Jadi, ada baiknya mendengarkan masukan, saran, bahkan mungkin juga keluhan dan harapan dari bawahan. Tak ada salahnya bukan?

Rasulullah saw. bersabda: أ¢â‚¬إ“Ambillah hikmah yang kamu dengar dari siapa saja, sebab hikmah terkadang diucapkan bukan oleh orang yang bijak. Bukankah ada lemparan yang mengenai sasaran tanpa disengaja?أ¢â‚¬? (HR al-Askari)

Imam Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah pernah berkata, أ¢â‚¬إ“Man ahsanal istimaأ¢â‚¬â„¢, taأ¢â‚¬â„¢ajjalal intifa –Siapa yang paling baik mendengarkan, dia akan cepat mendapatkan manfaatأ¢â‚¬?. Beliau juga pernah mengingatkan kita untuk menyimak أ¢â‚¬إ“isiأ¢â‚¬? pembicaraan dan bukan أ¢â‚¬إ“siapaأ¢â‚¬? yang berbicara. أ¢â‚¬إ“Perhatikanlah apa yang dikatakan, dan bukan siapa yang berkata!أ¢â‚¬?

Jika sebagai pemimpin menginginkan ketaatan yang kritis (cerdas) dari bawahannya, bukan ketaatan yang أ¢â‚¬?kritisأ¢â‚¬â„¢ (mengkhawatirkan), maka tentunya harus memberikan teladan yang baik kepada bawahan. Bagaimana pun juga, pemimpinlah yang seharusnya dan punya kewajiban memberikan teladan, karena seorang pemimpin lebih mungkin untuk didengar dan dipercayai. Lagi pula, bagaimana mungkin diangkat dan dipilih jadi pemimpin jika tidak bisa dijadikan teladan. Seseorang yang memimpin pasti umumnya lebih baik dari orang kebanyakan. Lebih baik semangatnya, lebih baik ilmunya, lebih baik kesabarannya, lebih baik segalanya.

Seorang pemimpin dikatakan telah gagal dan kepemimpinannya dikategorikan أ¢â‚¬?kritisأ¢â‚¬â„¢ alias mengkhawatirkan adalah ketika seorang pemimpin tak mampu memimpin bawahannya. Bahkan lebih memilih bermusuhan dengan bawahannya yang berbeda sikap dan pendapat dengannya, ketimbang berusaha duduk bersama dan melakukan dengar-pendapat dengan bawahannya yang berseberangan itu. Siapa tahu bisa dicari jalan keluar yang terbaik. Sebab, kita bukan hanya ingin bersama, tapi juga bersatu. Kita juga tidak hanya ingin diangap bilangan, tapi juga diperhitungkan[O. Solihin]



Photo Flipbook Slideshow Maker


Photo Flipbook Slideshow Maker